Financial Commission Perluas Sertifikasi Teknologi Kepada Penerbit ICOs

The Financial Commission / Berita/Event / Berita Perusahaan / Financial Commission Perluas Sertifikasi Teknologi Kepada Penerbit ICOs

29 Agustus 2017, Financial Commission, sebuah organisasi penyelesai sengketa eksternal yang berbasiskan anggota bagi pialang daring internasional dan nasabah-nasabah mereka, yang berpartisipasi di pasar valuta asing (forex), derivatif dan mata uang kripto global, hari ini mengumumkan perluasan cakupan sertifikasi Teknologi Finansial (Fintech) bagi perusahaan-perusahaan yang mencari/mengumpulkan modal (emiten) melalui penawaran Koin atau disebut dengan Initial Coin Offerings (ICOs).

Selain menyediakan jasa penyelesaian sengketa kepada konsumen produk-produk keuangan ritel yang ditawarkan oleh anggota, Financial Commission juga mensertifikasi platform teknologi perdagangan bagi pialang dan bursa , yang dioperasikan di pasar valutas asing (forex), derivatif dan mata uang kripto sejak 2014.

Komite Sertifikasi Initial Coin Offering (ICC)

Sebagai bagian dari layanan sertifikasi ICO, Financial Commission dengan bangga mengumumkan pembentukan Komite Sertifikasi ICO (ICC), yang terdiri dari ahli-ahli Fintech yang berasal dari pasar valuta asing dan mata uang kripto, dimana mereka akan membantu mendorong standar sertifikasi dan protokol dan dengan dukungan Dispute Resolution Committee (DRC) Financial Commission, yang sudah terbentuk lebih awal.

Peter

Anggota pendiri ICC, Ketua Financial Commission, Peter Tatarnikov, menyatakan: “Layanan sertifikasi ICO merupakan tambahan natural kepada layanan sertifikasi teknologi yang telah ada bagi perusahaan-perusahaan Fintech. Popularitas pendanaan kripto (Cryptofinancing) melalui ICO terus meroket namun masih banyak kendala bagi emiten dan investor dalam prosesnya – jadi diperlukan penyusunan praktik terbaik bagi perusahaan-perusahaan Fintech yang ingin mengumpulkan modal melalui pendanaan kripto dan Financial Commission senang menawarkan layanan sertifikasi  bagi perusahaan yang memenuhi syarat yang ingin menggelar ICO.

Sertifikasi terbatas pada penilaian yang dilakukan oleh ICC berdasarkan platform mata uang kripto emiten yang selaras dengan serangkaian kriteria yang telah ditentukan oleh ICC, beberapa diantaranya mungkin wajib untuk mendapatkan persetujuan sertifikasi. Financial Commission hanya akan menerbitkan sertifikasi ketika semua persyaratan tanpa kecuali telah dipenuhi oleh perusahaan yang mendaftar untuk sertifikasi ICO dan standar sertifikasi ICO akan terus berkembang berdasarkan pengarahan Komite Sertifikasi ICO Financial Commission”.

Seruan untuk Praktik Terbaik dan Standar Industri ICO

Financial Commission sepenuhnya mendukung kebutuhan akan praktik terbaik yang akan didirikan bagi emiten ICO. ICC akan membantu mengarahkan upaya ini dan akan disokong oleh Fintech, blockchain, valuta asing dan para ahli dan penasehat industri pasar mata uang kripto yang akan menyusun garis haluan praktik terbaik dan standar yang wajib diikuti setiap emiten ICO juga sebagai bagian dari proses Sertifikasi ICO.

Oleh karena struktur organisasi dan pengalaman bekerja dengan perusahaan internasional termasuk diluar negeri dan wilayah hukum yang sedang berkembang, Financial Commission diposisikan secara ideal untuk memenuhi meningkatnya permintaan berbagai perusahaan yang mencari modal melalui ICO dengan cara menyediakan layanan Sertifikasi ICO kepada perusahaan internasional.

Financial Commission menyambut para ahli industri Layanan Keuangan (Financial Services (Finserv)) ke dalam komunitas Fintech untuk mendaftar dan mengisi posisi komite – pertimbangan aplikasi – di dalam ICC yang baru saja terbentuk, memberi sokongan kepada upaya peningkatan standar emiten ICO.

Fokus pada ICO Fintech

Blockchain dan mata uang kripto adalah penting bagi Fintech – berdasarkan makalah riset  terkini dari Bank for International Settlements (BIS). Jumlah dana yang dikucurkan perusahaan modal usaha – yang ditopang blockchain terus meningkat per Q2 2017, data yang dikumpulkan oleh CB Insights seperti terlihat pada kutipan berikut:

 

ICO

(Klik untuk lihat)

 

Layanan sertifikasi ICO Financial Commission akan tersedia khususnya bagi Perusahaan Fintech  yang ingin mengumpulkan dana melalui ICO atau sudah mengumpulkan dana dan ingin melakukannnya kembali melalui penawaran baru. Financial Commission mewajibkan perusahaan agar memperlihatkan kepatuhan terhadap serangkaian persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi dan seperti yang diminta oleh ICC Financial Commission.

Financial Commission hanya akan mengeluarkan sertifikasi setelah sebuah perusahaan menenuhi semua persyaratan tanpa kecuali seperti yang telah ditetapkan oleh ICC.  Meski sertifikasi bukanlah indikasi apakah ICO akan sukses atau gagal maupun bertindak sebagai sokongan atas kesesuaian ICO untuk investor manapun, Financial Commission tetap mengharuskan setiap ICO wajib menenuhi serangkaian kriteria minimum yang diperlukan untuk mendapatkan sertifikasi karena ketika standar ini meningkat kualitasnya maka akan membantu berkontribusi pada peningkatkan standar industri secara keseluruhan untuk para emiten ICO.

Sifat hubungan kepada emiten ICO

Komite Financial Commission termasuk ICC, DRC, dan para pemegang sahamnya, dewan anggota, anggota, para penasehat, konsultan dan staff lainnya atau kontraktor yang mungkin terlibat – baik langsung maupun tidak – kepentingan investor modal usaha venture capital) atau investor ritel yang sudah berinvestasi di atau seseorang yang tengah mempertimbangkan untuk berinvestasi diberbagai ICO yang diajukan/dibawa ke Financial Commission untuk sertifikasi/pertimbangan.

Oleh karena ICC Financial Commission akan menguji banyak ICO terkait hubungan diatas, maka sertifikasi hanya bisa dikeluarkan ketika pelamar sertifikasi ICO tunduk kepada semua standar wajib ICC.

Cakupan Sertifikasi

Seperti disebutkan diatas, ICC akan mensertifikasi emiten platform mata uang kripto yang dinilai pantas untuk melakukan penawaran dan selaras dengan karakteristik penawaran yang telah dicantumkan pada kertas putih. Laporan sertifikasi ICC tidak boleh dijadikan sebagai dasar investasi, keuangan, hukum, pajak atau saran dalam bentuk apapun dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti untuk pengambilan keputusan mandiri. Investor bertanggung jawab melakukan penyelidikan dan analisa sendiri dari informasi yang terkandung di dalam laporan sertifikasi.

Tentang Financial Commission

Didirikan pada 2013, Financial Commission merupakan Organisasi Mandiri yang didukung oleh industri ini dimana para anggotanya bergabung secara sukarela, setelah mendapat persetujuan dan mematuhi secara ketat peraturan keanggotaan , untuk menjaga nama baik.

Financial Commission memberi solusi kepatuhan yang efisien kepada para anggotanya, disamping mekanisme Penyelesaian Sengketa Eksternal (External Dispute Resolution (EDR)) yang bertindak sebagai saluran efektif dalam memproses keluhan nasabah perusahaan yang menjadi anggota.

Layanan sertifikasi ICO saat ini akan ditawarkan oleh entitas Financial Commission St. Vincent and the Grenadines (SVG), FinaCom Ltd. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang layanan sertifikasi teknologi Financial Commission, termasuk layanan sertifikasi ICO untuk perusahaan-perusahaan Fintech, klik disini  atau kunjungi https://xcv.financialcommission.org

Tentang ICO

Berinvestasi di ICO merupakan bentuk paling spekulatif dari modal usaha (venture capital), sebanding dengan private-placements (penempatan sejumlah modal) yang terjadi sebelum perusahaan mencari tambahan modal melalui initial Public offering (IPO) dengan mendaftarkan perusahaan di bursa; akan tetapi, ada banyak perbedaan (dan resikonya meningkat) pada pendanaan-crypto dibandingkan dengan metode-metode tradisional.

Statistik ICO Saat Ini

Akhir-akhir ini, investor membanjiri ICO berkat prospek produk-produknya yang diajukan dibangun pada sistem yang berjalan pada Distributed Ledger Technology (DLT) juga dikenal dengan teknologi blockchain yang diperkirakan oleh banyak orang sebagai revolusioner, yang menyebabkan naik tajamnya pendanaan ICO akhir-akhir ini seperti terlihat pada grafik CoinDesk berikut.

 

ICO

(Klik untuk lihat)

 

Karena pengembang teknologi berupaya mengintegrasikan token digital (kontrak pintar) ke pengalaman pengguna (user experience) produk/layanan mereka yang terintegrasi dengan blockchain, pendanaan-kripto melalui ICO muncul sebagai alternatif bagi pendanaan tradisional. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang blockchain, fintech dan ICO, kunjungi laman resmi Financial Commission di https://xcv.financialcommission.org

Share This Story, Choose Your Platform!